PENGARUH PENGELASAN TUNGSTEN INERT GAS TERHADAP KEKUATAN TARIK, KEKERASAN DAN MIKRO STRUKTUR PADA PIPA HEAT EXCHANGER

Wisma Soedarmadji*), Febi Rahmadianto**)

  • admin wbmaster

Abstract

Pengelasan Tungsten Innert Gas adalah proses pengelasan busur listrik antara elektrode tungsten yang tak terumpan pada bahan material. Parameter sambungan las selalu berhubungan dengan kekuatan, ketangguhan dari material itu sendiri. Jenis las ini dapat digunakan dengan atau tampa bahan penambah. Hasil pengelasan dapat  menyebabkan hasil atau kualitas dari pengelasan  buruk seperti sambungan yang kurang menyatu sehingga mengakibatkan sambungan gampang lepas juga dapat terjadi keretakan. Keretakan merupakan cacat las, namun keretakan halus disebut juga keretakan mikro yang tidak mempunyai pengaruh yang sangat berbahaya.


             Proses pengelasan dengan kuat arus 110 Ampere pada material Stainless Steel SA 240 memiliki kekuatan tarik 38,50 Kg/mm2. Hal ini disebabkan bahwa pada kuat arus 110 Ampere tidak mengalami perubahan signifikan pada nilai regangan, nilai regangan yang terjadi cenderung mengalami kenaikkan stabil. pengujian kekerasan untuk material Stainless Steel SA 240 terlihat bervariasi bahwa semakin tinggi kuat arus yang dipakai pengelasan maka kekuatan tarikya semakin berkurang.


                Pada proses pengelasan untuk material Stainless Steel SA 240 bahwa pengelasan didaerah HAZ memberikan pengaruh struktur mikro yang terjadi dengan pembesaran 500x hal ini terlihat bahwa telah terjadi pemuaian pada butir base metal sehingga mempengaruhi struktur base metal yang mencapai temperatur pada daerah austenit, sehingga stuktur ferit berubah menjadi besar.

Published
2017-08-09
How to Cite
WBMASTER, admin. PENGARUH PENGELASAN TUNGSTEN INERT GAS TERHADAP KEKUATAN TARIK, KEKERASAN DAN MIKRO STRUKTUR PADA PIPA HEAT EXCHANGER. CYBER-TECHN EDISI NOVEMBER VOL 11 NO 1 TAHUN 2016, [S.l.], v. 11, n. 01, aug. 2017. ISSN 1907-9044. Available at: <http://ojs.stt-pomosda.ac.id/index.php/november2016/article/view/10>. Date accessed: 17 jan. 2019.