SEGMENTASI CITRA WAYANG DENGAN METODE OTSU

M. Ikmal Farih*), Lukman Hakim**), Misbach Munir***)

  • admin wbmaster

Abstract

Wayang merupakan warisan budaya nusantara sekaligus warisan budaya dunia. UNESCO yang menetapkan wayang sebagai world herritage pada 7 Nopember 2003. Namun, pengakuan tersebut belum direspon oleh negara dalam mengembangkan dan melestarikan wayang sebagai budaya tradisi. Alhasil, wayang semakin ditinggalkan generasi muda yang lebih gandrung dengan budaya massa.


Dibutuhkan pelestarian Wayang Kulit dengan mengembangkan media yang menarik dan mendidik, salah satu proses penting dalam mengembangkan media adalah segmentasi. Segmentasi adalah adalah salah satu teknik pengolahan citra digital yang mendasari berbagai aplikasi nyata, seperti pengenalan pola, penginderaan jarak-jauh melalui satelit atau pesawat udara, dan machine vision. Segmentasi memiliki beberapa metode salah satunya metode otsu.


Metode  Otsu  merupakan  salah  satu  metode segmentasi dengan  menggunakan nilai ambang secara otomatis, yakni mengubah citra digital warna abu-abu menjadi hitam putih berdasarkan  perbandingan  nilai  ambang  dengan  nilai  warna piksel citra digital. Penelitian ini segmentasi dengan metode otsu pada 10 citra wayang kulit dengan ISO berbeda, mampu melakukan segmentasi citra wayang kulit dengan baik, yaitu dengan akurasi rata-rata 94,43%.

Published
2017-08-09
How to Cite
WBMASTER, admin. SEGMENTASI CITRA WAYANG DENGAN METODE OTSU. CYBER-TECHN EDISI NOVEMBER VOL 11 NO 1 TAHUN 2016, [S.l.], v. 11, n. 01, aug. 2017. ISSN 1907-9044. Available at: <http://ojs.stt-pomosda.ac.id/index.php/november2016/article/view/12>. Date accessed: 21 mar. 2019.